Pengumuman (lagi)

“apaan nih chat grup banyak gini”

“jangan2 pengumuman”

“tidakkkk”

“hilal guys cek deh”

…………………………………

Baca chat grup badan langsung lemes dan gemeter. Mau buka tapi takut. Gimana sik  penasaran tapi takut lihat hasilnya :(( akhirnya saya beranikan diri membuka web ppm dengan tangan gemetar (literally gemetar sampai salah ketuk mulu). DAN PUJI TUHAN DINYATAKAN LOLOS lanjut medchek. TUHANNNN YOURE SO KINDDDD! :”””(

 

segera saya sampaikan kabar baik ini ke kedua orang tua yang sedang menonton tv di ruang tengah. Makasih Tuhan untuk kesempatan yang kau berikan kepada Suci, Suci udah berjanji jika dinyatakan lolos akan menjaga pola makan dan berolahraga. Namun, ada satu hal yang membuat saya kepikiran yaitu riwayat penyakit. Waktu kecil saya pernah dioperasi, pernah mengidap penyakit dan dinyatakan sembuh, dan kondisi belakangan ini cukup kurang fit. Pikiran udah menjalar kemana-mana huhu. Tetapi kata mama “Jalanin saja dulu optimis, Tuhan tau yang terbaik buat kamu, yang  penting olahraga, makan sehat. Serahin semua ke Tuhan”. Denger itu hati sedikit lega. Memang, jangan terlalu khawatir akan masa depanmu karena Tuhan sudah menyiapkan tempat terbaik bagi anak-anakNya. Sekarang matangkan persiapan menuju medchek. Jauhkan dari segala pikiran negatif dan tenangkan hati.

Sekian curahan singkat malam ini. Doakan sayaaa!!!

Advertisements

Rekrutmen Calon Pegawai Bank Indonesia

Mumpung masih hangat dalam ingatan, saya mau berbagi cerita mengenai rangkaian psikotest rekrutmen calon pegawai Bank Indonesia yang diadakan Minggu, 21 Mei 2017. Sekitar 1 bulan lalu, Bank Indonesia membuka rekrutmen posisi staf. Mungkin, sebagian dari kita hanya tahu penerimaan pegawai Bank Indonesia melalui jalur PCPM, ternyata ada juga jalur lain selain itu hehe. Pada rekrutmen ini dibuka 5/6 lowongan (saya sedikit lupa) dan mayoritas dibuka untuk laki-laki. Saya mencoba mendaftar bagian PPL (Pegawai Pelaksana Yunior), posisi ini terbuka untuk perempuan dan laki-laki dan salah satu kriterianya ada jurusan saya :”) so langsung daftar! (Selalu terharu dg rekrutmen BUMN/Lembaga pemerintah yg membuka lowongan all major atau diutamakan jurusan perpustakaan. Maklum jurusan saya antimainstream haha. Lanjut!). Sama dengan PCPM, PPM masih dipercaya oleh Bank Indonesia untuk mengurusi rekrutmen calon pegawai tahun ini. Jujur, saya selalu gagal administrasi PPM di beberapa rekrutmen tetangga. Tahu mereka jadi vendornya rada hopeless, tetapi Tuhan berkata lain saya dinyatakan lolos. Yeay!

Bagi peserta yang lolos admin akan lanjut ke tahap berikutnya yaitu tes psikotest. ET…..lebih tepatnya tes psikotest, tes kebanksentralan dan tes bahasa inggris. Paket lengkap! Saya mendapat lokasi tes di Auditorium Perbanas, Minggu 21 Mei pukul 07.30. Tesnya berlangsung kurang lebih 8 jam. Oh iya, pembagian tes ini berdasarkan huruf depan nama peserta dan posisi yang mereka pilih. Jadi, di uangan saya merupakan peserta yang berawalan huruf S dan posisi PPJ. Totalnya berjumlah 200 orang.

Tepat pukul 08.00, tes psikotes dimulai. Kami diberi lembar jawaban dan buku tes. Tes terbagi ke 8 sub test antara lain bangun datar, bangun ruang, premis kalimat, kesimpulan paragraf, analogi kata, deret angka, matematika, satu lagi lupa 😦 Dari ke 8 tes tersebut, saya menyerah dengan deret angka dan matematika. Menurut saya soalnya susah dan waktunya cepet huhu. Memang dasarnya saya lemah di hitungan 😐 Seinget saya hanya mengisi 5-7 soal saja hahahahahha /cry/. Di dua sub tes tersebut, peserta tidak bisa asal tangtingtung manakah yang saya pilih. Karena cara menjawabnya menyilang angka dari jawaban. Paham engga? Paham dong…. Gini, biasanya kan pilih jawaban berdasarkan a b c d, kalau ini tersedia kolom 0 – 9, nah tugas kita silang angka hasil jawaban. Misal 4 + 8 = 12, jadi di ljk kita silang angka 1 dan 2. Berhubung saya baru pertama kali dapat model soal begini jadi agak syok :((

Kemudian, tes epps. Kita memilih 1 pilihan yang mencerminkan diri kita. Selanjutnya tes kebanksentralan berjumlah 40 soal pilihan ganda. Materinya seputar BI, uang dan lembaga keuangan. Menurut saya, soalnya tidak sesulit yang dipikirkan. Setelah itu masuk tes pauli. Siap-siap mabok angka! Pauli selesai lanjut tes gambar. Peserta diminta gambar manusia, pohon, dan tes warteg. Lalu dilanjutkan dengan tes jawab pertanyaan (gatau nama tes ini apa…….) intinya jawab pertanyaan secara singkat, cepat dan jelas dari 10 pertanyaan. Dan tes terakhir adalah bahasa inggris yuhuuuuu :’))) Pada tes ini, baca nomor 1 saya sudah kagok mau jawab apa hahaha susah :’ tapi readingnya engga terlalu sih. Oke kelar! *sujud syukur*

Sekarang sedang menanti hasil pengumuman minggu depan. Saya sudh mengerjakan semampu dan sebaik mungkin. Lolos atau tidak lolos tergantung dari keputusanNya. Semoga kita diberi jawaban yang terbaik. Amin

.

.

.

.

.

yeay akhirnya icip psikotes PPM! Nambah pengalaman dan pembelajaran model tes baru hahaha ><

Nekad

Sebulan lalu, saya mendaftar sebagai penata madya kearsipan di rekrutmen pegawai BPJS Ketenagakerjaan. Dalam poster rekrutmen terdapat peringatan bahwa pelamar tidak boleh memiliki keluarga yang bekerja sebagai karyawan aktif. Dug, hati saya sedikit pilu membacanya karena kakak saya bekerja di BPJS Ketenagakerjaan sejak 2015 lalu. Namun, saya tetap mencoba daftar hehehehe. Pengumuman seleksi admin pun tiba, saya dinyatakan lolos. Tahapan seleksi penerimaan calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan begitu panjang. Ada 7 tahapan yang harus ditempuh oleh para peserta.

Tahapan selanjutnya adalah tes online. Test online BPJS Ketenagakerjaan dibagi menjadi 4 sub test antara lain menentukan gambar, premis, matematika, dan mengelompokkan gambar. Oh iya, ada satu tes tentang kepribadian. Jadi, kita harus memilih dari 2 pernyataan manakah yang lebih condong ke diri kita. Skala yang dipakai dari 1 sampai 5. Selama pengerjaan tes online, kira-kira saya bisa mengerjakan 70-80%. Dan, puji Tuhan saya dibolehkan lanjut ke tahap tes confirmatory test.

Tahapan confirmatory test berlangsung di Britama Arena Sport, Kelapa Gading. Jumlah peserta Jakarta yang lolos tahap ini sekitar 10000an dan terbagi ke dalam 4 batch. Saya mendapat batch 3 jam 12.30. Selama confirmatory tes, saya berangkat bersama dua teman jurusan yang ikut seleksi di BPJS Ketenagakerjaan. Confirmatiry test diadakan oleh psikologi UI (Saya lupa nama lembaganya hehe). Tesnya dibagi ke dalam 5 sub test, pertama mencocokan gambar, melengkapi kata, deret aritmatika, matematika dasar dan menentukan gambar selanjutnya. Masing-masing tes diberi waktu 10 menit. Total keseluruhan adalah 50 menit. Sebelum mengerjakan, pada lembar ljk terdapat pernyataan apakah memiliki keluarga yang bekerja di BPJS Ketenagakerjaan? Siapa?…… Dug (lagi), saya berpikir ketika melingkari jawaban “punya” mungkin lembar jawaban saya ketika scanning langsung gugur 😦 Tetapi saya tetap mengerjakan confirmatory test dengan teliti dan konsentrasi wkwk. Kalau ditanya bisa jawab berapa persen, mungkin sekitar 70%. Selesai mengerjakan, saya cuman pasrah dan engga begitu berharap bisa lanjut ke psikotes esok hari.

Keeskoan harinya, saya mendapat sms belum memenuhi kualifikasi sebagai calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan hehe. Sedih sih tapi memang dari awal saya tidak akan bisa mengikuti seleksi ini. Alasan saya nekad ikut ini hanya ingin mengukur kemampuan saya sampai sejauh mana dalam proses rekrutmen lembaga negara. Selain itu, saya juga ingin merasakan psikotest lengkap oleh vendor besar, walaupun belum tercapai ya setidaknya saya pernah mencicip rasanya test online dan CT dari UI. Ohiya, dari kami bertiga hanya satu yg lolos ke tahap selanjutnya. Semoga teman saya dilancarkan dan diberi hasil terbaik dalaM seleksi ini.

saya harus ikhlas dan menerima bahwa perusahaan tersebut rejekinya bukan untuk saya melainkan kakak saya hehe. Saya percaya Tuhan sudah menyiapkan rencara terbaik untuk masa depan saya. Amin. Dia lebih tahu perusahaan yang terbaik untuk saya. Sebagai manusia saya tidak boleh kecewa berlarut-larut dan patah semangat.  Udah ya, segitu cerita singkat tentang rekrutmen BPJS Ketengakerjaan.

*btw, saya sedang mempersiapkan test psikotest penerimaan pegawai Bank Indonesia besok minggu. Doakan saya semoga dapat mengerjakan dengan lancar hahahah! Amin

Jumat, 19 Mei 2017

Pilihan

Saya ingin berbagi cerita mengenai khotbah di acara persekutuan alumni mahasiswa jakarta. Saat itu mengangkat tema tentang hawa nafsu di tengah kehidupan. Khotbah dipimpin oleh Pendeta Rully Simanjuntak, beliau mantan pejabat di perusahaan BUMN. Dalam buiku Taking Your Soul to Work terdapat tiga ciri-ciri dosa hawa nafsu antara lain

  1. Proses masuknya halus atau pelan-pelan (softly)
  2. Berkembang secara perlahan (slowly)
  3. Langsung mematikan (deathly)

Bisa diambil contoh ketika dimulai dari keisengan menonton video berbau seks. Awalnya, mungkin penasaran sekali dua kali kemudian menjadi candu. Sampai akhirnya, dilakukan di dalam kehidupannya.

Hawa nafsu tidak akan hilang di kehidupan kita. Seperti pernyataan Marthin Luther “Kita tidak bisa melarang burung berterbangan di atas kepala kita, tapi kita bisamencegah burungnya bersarang di atas kepala kita”. Implikasi ke diri kita bahwa kita tidak bisa lari dari kenyataan bahwa dosa zinah dan hawa nafsu sudah menyebar di sekitar kita, tetapi kita bisa mencegah dosa itu menjerat kita. Itulah hikmat”

Kamu belum seberapa

Minggu, 26 Maret 2017

Pengumuman psikotes tahap 2 MDP V NET TV telah keluar, dari 800 nomor id tidak tercantum id 28823. Ya, saya belum diberi kesempatan untuk lanjut ke tahap wawancara user esok hari. Ditanya sedih, pasti sedih. Kecewa ya kecewa. Tapi namanya juga hidup pasti ada kegagalan di setiap perjalanan. Tidak selalu mulus bak muka artis-artis negeri gingseng :))))

Ini tahun pertama saya mendaftar MDP NET TV. Siapa sih yang tidak mau kerja di NET TV? Televisi baru yang meraih pencapaian positif selama 3 tahun mengudara. Semua acaranya unik, segar dan tidak membosankan. Sesuailah dengan slogan “Kece” nya. Tanpa pikir panjang saya ikut mendaftar di program MDP  V NET TV tahun ini. Proses seleksinya berlangsung sangat cepat kurang dari 1 bulan. WOW bgt ga??! Beda dengan perusahaan bumn/swasta butuh waktu berbulan-bulan dalam menggantukan nasib peserta di setiap tahapan.

Di MDP V NET TV terdiri dari 4 tahapan diantaranya psikotes 1, psikotes 2, wawancara user dan medical check up. Jika peserta lolos dari 4 tahap ini maka mereka lanjut wajib militer. Tahun ini psikotes 1 berlangsung di SICC dengan total peserta sekitar 30000 ribu dari seluruh Indonesia. Luar biasa! Pertama kalinya saya mengikuti psikotes dengan peserta sebanyak ini. Beda tipis lah antara ujian dan nonton konser. Psikotes 1 meliputi tes pauli dan kepribadian. Hasilnya diumumkan keesokan harinya. Nah lo……cepet bgt ya hehe. Puji Tuhan saya berhasil lolos masuk ke tahap 2. Jujur saya tidak menyangka lolos diantara 1592 peserta.

Kejadian ini tentu tidak terlepas dari pertanyaan bagaimana cara NET menyeleksi dari sekian puluh ribu peserta disaring 1592 dalam kurun waktu sehari?  Beberapa komentar miring di media sosial mengalir seperti “ah mungkin yang dipilih orang-orang cakep, good looking”, “paling tang ting tung”, “mungkin yang lolos peserta yang nambah kertas pauli” atau “cari sensasi atau nama biar bangga ke media lain”. Ternyata tidak benar. Saya yang mmempunyai tampang biasa bisa lolos kok hahahaha. Dan ada peserta mengerjakan 1.5 lembar pauli juga lolos. Saya pikir perusahaan sebesar NET TV tidak asal dalam mencari karyawan. Mereka punya tim penyeleksi yang kredible dan punya standar di setiap tahapan. Sehingga peserta yang lolos memang memenuhi standar dari perusahaan. Logisnya mereka mengeluarkan uang banyak untuk rangakaian MDP ini, kalau hanya sekadar cari sensasi atau mencari karyawan modal tampang rasanya tidak mungkin. Selain itu, mereka pun juga memberi kebebasan bagi yang sudah “lolos” ingin keluar dari perusahaan tanpa adanya pinalti. Saya merinding mendegar ini. Karena menurut mereka ini sudah kosekuensi yang harus ditanggung serta bukti kontribusi mereka bagi kalian calon karyawan perusahaan hehe.

Okee lanjut ke tahap psikotes 2 meliputi tes CFIT bentuk skala 2, tes ketelitian dan kreativitas. Waktunya cukup singkat hanya 1 jam. Tapi dibutukan konsentrasi yang penuh dalam pengerjaannya. Dan saya gagal ditahap ini. Tersisa 800an peserta yang lanjut ke tahapan wawancara user. Selamat berjuang teman! Semoga diberikan kelancaran di tahapan selanjutnya 🙂

.

.

.

.

.

.

Ya, untuk kesekian kali saya terhenti dipertengahan jalan. Mungkin, belum waktunya menginjakan kaki di perusahaan yang saya impikan. Mungkin, Tuhan masih mau melihat usaha saya lebih banyak. Mungkin, Tuhan masih ingin mengajarkan saya arti kerja keras dalam kehidupan. Saya teringat akan chat seseorang di grup telegram “saya sudah gagal 39 psikotes dan ini gagal untuk ke 40 kalinya, tetap semangat teman-teman”…..Pipi saya tertampar dengan perkataan orang itu. Saya baru mengalami 4 kegagalan di tes perusahaan sudah mengeluh. Ternyata diluar sana ada banyak orang yang mengalami kegagalan lebih dari yang kamu rasakan. Kamu belum seberapa, Ci :))))

*Teruntuk mbak/mas telegram, makasih atas ceritanya. Saya semakin sadar bahwa jangan mudah putus asa di setiap kegagalan*

my first post in 2017. Lets fly high

Finally, I graduate from University Indonesia in proper time. It is one of my list dream in 2016 come true, so I called it as my biggest achievement. I am grateful what I have done. During as college student, i have a lot of experiences not only knowledge about my major but knowledge about social interaction. I got knowledge from my lectures at classroom. But also I got knowledge from people in outside there. I joined in several committe and organization in university. In committee, i got opportunity to be involved in many activites. Honestly, its hard for me because I have to out from comfortable zone. I am a mousy and introvert. But, the sound of my heart say “its your time Ci”. So, this challenge that I have to face. It’s a way change your weakness to be strength and I did. I make bold to enter committee and organization because I think it will develop myself for the future. On this situation, I learn how to divide my learning time into these activities. I had given responsibility on several position like staff, secretary and treasure. Im ever as fundraising staff, in this position I learn to did a small business. As secretary, I have to lead my division consist of four member. I must give direction what assignment for the staff so that our plan can well done. And the last as treasure, I learn how to manage expulsion of fund on committee so that program can well done. Moreover, I learn how to negosiation with employee in university. Overall, I love doing those because it shape me to be multitasking person, how to solve the problem on group and meet with new people. I am really proud to my self. I successfully go through in this phase. Then, i can give a present to my parent with a good score (GPA). All of this is lesson of my parent that taught me not afraid to take challenge in life. And I gave evidence from what I do in university life. I think this is my biggest achievement of my life.