Nekad

Sebulan lalu, saya mendaftar sebagai penata madya kearsipan di rekrutmen pegawai BPJS Ketenagakerjaan. Dalam poster rekrutmen terdapat peringatan bahwa pelamar tidak boleh memiliki keluarga yang bekerja sebagai karyawan aktif. Dug, hati saya sedikit pilu membacanya karena kakak saya bekerja di BPJS Ketenagakerjaan sejak 2015 lalu. Namun, saya tetap mencoba daftar hehehehe. Pengumuman seleksi admin pun tiba, saya dinyatakan lolos. Tahapan seleksi penerimaan calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan begitu panjang. Ada 7 tahapan yang harus ditempuh oleh para peserta.

Tahapan selanjutnya adalah tes online. Test online BPJS Ketenagakerjaan dibagi menjadi 4 sub test antara lain menentukan gambar, premis, matematika, dan mengelompokkan gambar. Oh iya, ada satu tes tentang kepribadian. Jadi, kita harus memilih dari 2 pernyataan manakah yang lebih condong ke diri kita. Skala yang dipakai dari 1 sampai 5. Selama pengerjaan tes online, kira-kira saya bisa mengerjakan 70-80%. Dan, puji Tuhan saya dibolehkan lanjut ke tahap tes confirmatory test.

Tahapan confirmatory test berlangsung di Britama Arena Sport, Kelapa Gading. Jumlah peserta Jakarta yang lolos tahap ini sekitar 10000an dan terbagi ke dalam 4 batch. Saya mendapat batch 3 jam 12.30. Selama confirmatory tes, saya berangkat bersama dua teman jurusan yang ikut seleksi di BPJS Ketenagakerjaan. Confirmatiry test diadakan oleh psikologi UI (Saya lupa nama lembaganya hehe). Tesnya dibagi ke dalam 5 sub test, pertama mencocokan gambar, melengkapi kata, deret aritmatika, matematika dasar dan menentukan gambar selanjutnya. Masing-masing tes diberi waktu 10 menit. Total keseluruhan adalah 50 menit. Sebelum mengerjakan, pada lembar ljk terdapat pernyataan apakah memiliki keluarga yang bekerja di BPJS Ketenagakerjaan? Siapa?…… Dug (lagi), saya berpikir ketika melingkari jawaban “punya” mungkin lembar jawaban saya ketika scanning langsung gugur 😦 Tetapi saya tetap mengerjakan confirmatory test dengan teliti dan konsentrasi wkwk. Kalau ditanya bisa jawab berapa persen, mungkin sekitar 70%. Selesai mengerjakan, saya cuman pasrah dan engga begitu berharap bisa lanjut ke psikotes esok hari.

Keeskoan harinya, saya mendapat sms belum memenuhi kualifikasi sebagai calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan hehe. Sedih sih tapi memang dari awal saya tidak akan bisa mengikuti seleksi ini. Alasan saya nekad ikut ini hanya ingin mengukur kemampuan saya sampai sejauh mana dalam proses rekrutmen lembaga negara. Selain itu, saya juga ingin merasakan psikotest lengkap oleh vendor besar, walaupun belum tercapai ya setidaknya saya pernah mencicip rasanya test online dan CT dari UI. Ohiya, dari kami bertiga hanya satu yg lolos ke tahap selanjutnya. Semoga teman saya dilancarkan dan diberi hasil terbaik dalaM seleksi ini.

saya harus ikhlas dan menerima bahwa perusahaan tersebut rejekinya bukan untuk saya melainkan kakak saya hehe. Saya percaya Tuhan sudah menyiapkan rencara terbaik untuk masa depan saya. Amin. Dia lebih tahu perusahaan yang terbaik untuk saya. Sebagai manusia saya tidak boleh kecewa berlarut-larut dan patah semangat.  Udah ya, segitu cerita singkat tentang rekrutmen BPJS Ketengakerjaan.

*btw, saya sedang mempersiapkan test psikotest penerimaan pegawai Bank Indonesia besok minggu. Doakan saya semoga dapat mengerjakan dengan lancar hahahah! Amin

Jumat, 19 Mei 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s