Kamu belum seberapa

Minggu, 26 Maret 2017

Pengumuman psikotes tahap 2 MDP V NET TV telah keluar, dari 800 nomor id tidak tercantum id 28823. Ya, saya belum diberi kesempatan untuk lanjut ke tahap wawancara user esok hari. Ditanya sedih, pasti sedih. Kecewa ya kecewa. Tapi namanya juga hidup pasti ada kegagalan di setiap perjalanan. Tidak selalu mulus bak muka artis-artis negeri gingseng :))))

Ini tahun pertama saya mendaftar MDP NET TV. Siapa sih yang tidak mau kerja di NET TV? Televisi baru yang meraih pencapaian positif selama 3 tahun mengudara. Semua acaranya unik, segar dan tidak membosankan. Sesuailah dengan slogan “Kece” nya. Tanpa pikir panjang saya ikut mendaftar di program MDP  V NET TV tahun ini. Proses seleksinya berlangsung sangat cepat kurang dari 1 bulan. WOW bgt ga??! Beda dengan perusahaan bumn/swasta butuh waktu berbulan-bulan dalam menggantukan nasib peserta di setiap tahapan.

Di MDP V NET TV terdiri dari 4 tahapan diantaranya psikotes 1, psikotes 2, wawancara user dan medical check up. Jika peserta lolos dari 4 tahap ini maka mereka lanjut wajib militer. Tahun ini psikotes 1 berlangsung di SICC dengan total peserta sekitar 30000 ribu dari seluruh Indonesia. Luar biasa! Pertama kalinya saya mengikuti psikotes dengan peserta sebanyak ini. Beda tipis lah antara ujian dan nonton konser. Psikotes 1 meliputi tes pauli dan kepribadian. Hasilnya diumumkan keesokan harinya. Nah lo……cepet bgt ya hehe. Puji Tuhan saya berhasil lolos masuk ke tahap 2. Jujur saya tidak menyangka lolos diantara 1592 peserta.

Kejadian ini tentu tidak terlepas dari pertanyaan bagaimana cara NET menyeleksi dari sekian puluh ribu peserta disaring 1592 dalam kurun waktu sehari?  Beberapa komentar miring di media sosial mengalir seperti “ah mungkin yang dipilih orang-orang cakep, good looking”, “paling tang ting tung”, “mungkin yang lolos peserta yang nambah kertas pauli” atau “cari sensasi atau nama biar bangga ke media lain”. Ternyata tidak benar. Saya yang mmempunyai tampang biasa bisa lolos kok hahahaha. Dan ada peserta mengerjakan 1.5 lembar pauli juga lolos. Saya pikir perusahaan sebesar NET TV tidak asal dalam mencari karyawan. Mereka punya tim penyeleksi yang kredible dan punya standar di setiap tahapan. Sehingga peserta yang lolos memang memenuhi standar dari perusahaan. Logisnya mereka mengeluarkan uang banyak untuk rangakaian MDP ini, kalau hanya sekadar cari sensasi atau mencari karyawan modal tampang rasanya tidak mungkin. Selain itu, mereka pun juga memberi kebebasan bagi yang sudah “lolos” ingin keluar dari perusahaan tanpa adanya pinalti. Saya merinding mendegar ini. Karena menurut mereka ini sudah kosekuensi yang harus ditanggung serta bukti kontribusi mereka bagi kalian calon karyawan perusahaan hehe.

Okee lanjut ke tahap psikotes 2 meliputi tes CFIT bentuk skala 2, tes ketelitian dan kreativitas. Waktunya cukup singkat hanya 1 jam. Tapi dibutukan konsentrasi yang penuh dalam pengerjaannya. Dan saya gagal ditahap ini. Tersisa 800an peserta yang lanjut ke tahapan wawancara user. Selamat berjuang teman! Semoga diberikan kelancaran di tahapan selanjutnya 🙂

.

.

.

.

.

.

Ya, untuk kesekian kali saya terhenti dipertengahan jalan. Mungkin, belum waktunya menginjakan kaki di perusahaan yang saya impikan. Mungkin, Tuhan masih mau melihat usaha saya lebih banyak. Mungkin, Tuhan masih ingin mengajarkan saya arti kerja keras dalam kehidupan. Saya teringat akan chat seseorang di grup telegram “saya sudah gagal 39 psikotes dan ini gagal untuk ke 40 kalinya, tetap semangat teman-teman”…..Pipi saya tertampar dengan perkataan orang itu. Saya baru mengalami 4 kegagalan di tes perusahaan sudah mengeluh. Ternyata diluar sana ada banyak orang yang mengalami kegagalan lebih dari yang kamu rasakan. Kamu belum seberapa, Ci :))))

*Teruntuk mbak/mas telegram, makasih atas ceritanya. Saya semakin sadar bahwa jangan mudah putus asa di setiap kegagalan*

Advertisements