Belum Rezeki

Baru saja menerima sms pengumuman hasil tes ke 3 dan saya dinyatakan tidak lolos lanjut ke tahap selanjutnya. Sedih tapi ini jalan terbaik untuk diriku. Tetap semangat 😀

Advertisements

Tersirat

Seorang anak pasti mempunyai impian membahagiakan orang tua mereka. Bisa dalam berbagai hal, salah satunya mendapat pekerjaan yang mapan. Sekarang ini saya sedang berjuang untuk mencapai impian saya. Orangtua pun amat sangat mendukung terlebih sisa dua tahapan lagi di instansi pemerintah. Di setiap doa mereka terselip nama saya dan selalu memtivasi dan meningkatkan kepercayaan diri. Sampai pada titik, yang diharap cemaskan terjadi, saya tidak dapat memberikan penampilan terbaik. Dan ada beberapa catatan yang menjadi poin penilaian bisa berkurang. Saya ceritakan lengkap ke mereka dan jelas raut wajah mereka sedikit berubah dan kecewa (ah bukan kecewa tapi lebih ke sedih gitu). Deg, batin saya menangis tapi mencoba tegar depan mereka. Saya pun kepikiran dengan “kecurigaan” dokter dengan tubuh saya, saya berpikir positif itu bukan gejala menuju penyakit itu, hanya saja efek dari menstruasi ( i hope ).

Jujur saya sedih. Sedih bgt. Karena ada harapan jika saya lolos, beliau akan berhenti bekerja (karena memang sudah waktunya menikmati hari tuanya) dan tanggung jawab saya untuk berjuang menggantikan jerih payahnya. Tetapi, saya yakin Allah punya rencana baik untuk saya yang tidak terduga. Saya tetap semangat dan berusaha sampai titik darah penghabisan. Kelemahan dalam diri saya bukan jadi hambatan untuk maju. Semua ada jalan keluarnya termasuk kelemahan fisik dan jasmani. Tuhan mahatau dan memberi kita kekuatan dan jalan keluar di setiap pergumulan anak-anakNya. So, tetap semangat!

 

 

Doa ku malam ini :

Tuhan, berikanlah kesehatan jasmani dan rohani bagi saya dan keluarga. Bila ada penyakit yang bersarang di tubuh ini, saya mohon dengan kuasa darahMu, Kau angkat, jamah, dan sembuhkanlah tubuh ini. Sehingga kami kembali sehat dan beraktivitas kembali. Namun, bila tubuh ini memerlukan tindakan pengobatan kiranya kau berkati para medis yang bertugas sebagai perpanjangan tangan Tuhan dalam menolong dan menyembuhkan penyakit ini. Amin.

masih kelanjutan cerita sebelumnya..

Minggu dan Senin lalu (16-17 Juli), saya menjalani serangkaian tes tahap 3 PCS BI yaitu tes psikiatri dan mcu. Lokasi tes berada di RSPP dan Sahid Sadirman Centre. Untuk tes psikiatri ini, peserta diberi buku mmpi berisi 567 soal diberi waktu pengerjaan selama 2 1/2 jam. Persyaratannya semua soal harus dijawab dan batas maksimal miss soal berjumlah 5. Apabila lebih dari itu tidak bisa diakumulasikan hasil jawabanya.

Tes MCU terdiri dari pengambilan darah (puasa 10-14 jam), tes mata, rontgen, ekg, gula darah (puasa 2 jam), urin dan dokter umum. Kemarin saya menjalankan mcu kurang lebih 4-5 jam karena menunggu antrian di setiap ruangan. Dari semua rangkaian tes kesehatan yang paling deg2an di dokter umum. Ini pertama kali saya mengikuti tes kesehatan dan saya sedikit tegang. Saat masuk ruangan dokter umum, dokternya (mungkin) sudah capek, tidak sengaja saya menggeser kursi pemeriksaan dan saya kena omel gitu. Oke maaf dok 😦 dan saat tensi wah hasilnya tinggi banget. Saya kaget masa setinggi itu huhu. Sebelumnya saya mencoba tensi memang rada tinggi tapi tidak setinggi kemarin. Akhirnya diulang sampai 3 kali dan turun tapi masih cukup tinggi. Saya sudah mencoba serileks mungkin tp hasilnya cukup membuat saya hopeless.Selain itu, ada bagian tubuh saya yang “dicurigai” oleh dokter kemudian di catat di form.

Selesai sudah rangkaian tes tahap ketiga, saya tidak berharap banyak bisa lolos ketahap selanjutnya karena ada ganjalan yang mungkin dijadikan perttimbangan oleh bi. Tetapi, tetap menunggu pengumuman nantinya. Lolos atau tidak itu jawaban terbaik dari Tuhan untuk saya hehe

Pengumuman (lagi)

“apaan nih chat grup banyak gini”

“jangan2 pengumuman”

“tidakkkk”

“hilal guys cek deh”

…………………………………

Baca chat grup badan langsung lemes dan gemeter. Mau buka tapi takut. Gimana sik  penasaran tapi takut lihat hasilnya :(( akhirnya saya beranikan diri membuka web ppm dengan tangan gemetar (literally gemetar sampai salah ketuk mulu). DAN PUJI TUHAN DINYATAKAN LOLOS lanjut medchek. TUHANNNN YOURE SO KINDDDD! :”””(

 

segera saya sampaikan kabar baik ini ke kedua orang tua yang sedang menonton tv di ruang tengah. Makasih Tuhan untuk kesempatan yang kau berikan kepada Suci, Suci udah berjanji jika dinyatakan lolos akan menjaga pola makan dan berolahraga. Namun, ada satu hal yang membuat saya kepikiran yaitu riwayat penyakit. Waktu kecil saya pernah dioperasi, pernah mengidap penyakit dan dinyatakan sembuh, dan kondisi belakangan ini cukup kurang fit. Pikiran udah menjalar kemana-mana huhu. Tetapi kata mama “Jalanin saja dulu optimis, Tuhan tau yang terbaik buat kamu, yang  penting olahraga, makan sehat. Serahin semua ke Tuhan”. Denger itu hati sedikit lega. Memang, jangan terlalu khawatir akan masa depanmu karena Tuhan sudah menyiapkan tempat terbaik bagi anak-anakNya. Sekarang matangkan persiapan menuju medchek. Jauhkan dari segala pikiran negatif dan tenangkan hati.

Sekian curahan singkat malam ini. Doakan sayaaa!!!

Rekrutmen Calon Pegawai Bank Indonesia

Mumpung masih hangat dalam ingatan, saya mau berbagi cerita mengenai rangkaian psikotest rekrutmen calon pegawai Bank Indonesia yang diadakan Minggu, 21 Mei 2017. Sekitar 1 bulan lalu, Bank Indonesia membuka rekrutmen posisi staf. Mungkin, sebagian dari kita hanya tahu penerimaan pegawai Bank Indonesia melalui jalur PCPM, ternyata ada juga jalur lain selain itu hehe. Pada rekrutmen ini dibuka 5/6 lowongan (saya sedikit lupa) dan mayoritas dibuka untuk laki-laki. Saya mencoba mendaftar bagian PPL (Pegawai Pelaksana Yunior), posisi ini terbuka untuk perempuan dan laki-laki dan salah satu kriterianya ada jurusan saya :”) so langsung daftar! (Selalu terharu dg rekrutmen BUMN/Lembaga pemerintah yg membuka lowongan all major atau diutamakan jurusan perpustakaan. Maklum jurusan saya antimainstream haha. Lanjut!). Sama dengan PCPM, PPM masih dipercaya oleh Bank Indonesia untuk mengurusi rekrutmen calon pegawai tahun ini. Jujur, saya selalu gagal administrasi PPM di beberapa rekrutmen tetangga. Tahu mereka jadi vendornya rada hopeless, tetapi Tuhan berkata lain saya dinyatakan lolos. Yeay!

Bagi peserta yang lolos admin akan lanjut ke tahap berikutnya yaitu tes psikotest. ET…..lebih tepatnya tes psikotest, tes kebanksentralan dan tes bahasa inggris. Paket lengkap! Saya mendapat lokasi tes di Auditorium Perbanas, Minggu 21 Mei pukul 07.30. Tesnya berlangsung kurang lebih 8 jam. Oh iya, pembagian tes ini berdasarkan huruf depan nama peserta dan posisi yang mereka pilih. Jadi, di uangan saya merupakan peserta yang berawalan huruf S dan posisi PPJ. Totalnya berjumlah 200 orang.

Tepat pukul 08.00, tes psikotes dimulai. Kami diberi lembar jawaban dan buku tes. Tes terbagi ke 8 sub test antara lain bangun datar, bangun ruang, premis kalimat, kesimpulan paragraf, analogi kata, deret angka, matematika, satu lagi lupa 😦 Dari ke 8 tes tersebut, saya menyerah dengan deret angka dan matematika. Menurut saya soalnya susah dan waktunya cepet huhu. Memang dasarnya saya lemah di hitungan 😐 Seinget saya hanya mengisi 5-7 soal saja hahahahahha /cry/. Di dua sub tes tersebut, peserta tidak bisa asal tangtingtung manakah yang saya pilih. Karena cara menjawabnya menyilang angka dari jawaban. Paham engga? Paham dong…. Gini, biasanya kan pilih jawaban berdasarkan a b c d, kalau ini tersedia kolom 0 – 9, nah tugas kita silang angka hasil jawaban. Misal 4 + 8 = 12, jadi di ljk kita silang angka 1 dan 2. Berhubung saya baru pertama kali dapat model soal begini jadi agak syok :((

Kemudian, tes epps. Kita memilih 1 pilihan yang mencerminkan diri kita. Selanjutnya tes kebanksentralan berjumlah 40 soal pilihan ganda. Materinya seputar BI, uang dan lembaga keuangan. Menurut saya, soalnya tidak sesulit yang dipikirkan. Setelah itu masuk tes pauli. Siap-siap mabok angka! Pauli selesai lanjut tes gambar. Peserta diminta gambar manusia, pohon, dan tes warteg. Lalu dilanjutkan dengan tes jawab pertanyaan (gatau nama tes ini apa…….) intinya jawab pertanyaan secara singkat, cepat dan jelas dari 10 pertanyaan. Dan tes terakhir adalah bahasa inggris yuhuuuuu :’))) Pada tes ini, baca nomor 1 saya sudah kagok mau jawab apa hahaha susah :’ tapi readingnya engga terlalu sih. Oke kelar! *sujud syukur*

Sekarang sedang menanti hasil pengumuman minggu depan. Saya sudh mengerjakan semampu dan sebaik mungkin. Lolos atau tidak lolos tergantung dari keputusanNya. Semoga kita diberi jawaban yang terbaik. Amin

.

.

.

.

.

yeay akhirnya icip psikotes PPM! Nambah pengalaman dan pembelajaran model tes baru hahaha ><

Nekad

Sebulan lalu, saya mendaftar sebagai penata madya kearsipan di rekrutmen pegawai BPJS Ketenagakerjaan. Dalam poster rekrutmen terdapat peringatan bahwa pelamar tidak boleh memiliki keluarga yang bekerja sebagai karyawan aktif. Dug, hati saya sedikit pilu membacanya karena kakak saya bekerja di BPJS Ketenagakerjaan sejak 2015 lalu. Namun, saya tetap mencoba daftar hehehehe. Pengumuman seleksi admin pun tiba, saya dinyatakan lolos. Tahapan seleksi penerimaan calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan begitu panjang. Ada 7 tahapan yang harus ditempuh oleh para peserta.

Tahapan selanjutnya adalah tes online. Test online BPJS Ketenagakerjaan dibagi menjadi 4 sub test antara lain menentukan gambar, premis, matematika, dan mengelompokkan gambar. Oh iya, ada satu tes tentang kepribadian. Jadi, kita harus memilih dari 2 pernyataan manakah yang lebih condong ke diri kita. Skala yang dipakai dari 1 sampai 5. Selama pengerjaan tes online, kira-kira saya bisa mengerjakan 70-80%. Dan, puji Tuhan saya dibolehkan lanjut ke tahap tes confirmatory test.

Tahapan confirmatory test berlangsung di Britama Arena Sport, Kelapa Gading. Jumlah peserta Jakarta yang lolos tahap ini sekitar 10000an dan terbagi ke dalam 4 batch. Saya mendapat batch 3 jam 12.30. Selama confirmatory tes, saya berangkat bersama dua teman jurusan yang ikut seleksi di BPJS Ketenagakerjaan. Confirmatiry test diadakan oleh psikologi UI (Saya lupa nama lembaganya hehe). Tesnya dibagi ke dalam 5 sub test, pertama mencocokan gambar, melengkapi kata, deret aritmatika, matematika dasar dan menentukan gambar selanjutnya. Masing-masing tes diberi waktu 10 menit. Total keseluruhan adalah 50 menit. Sebelum mengerjakan, pada lembar ljk terdapat pernyataan apakah memiliki keluarga yang bekerja di BPJS Ketenagakerjaan? Siapa?…… Dug (lagi), saya berpikir ketika melingkari jawaban “punya” mungkin lembar jawaban saya ketika scanning langsung gugur 😦 Tetapi saya tetap mengerjakan confirmatory test dengan teliti dan konsentrasi wkwk. Kalau ditanya bisa jawab berapa persen, mungkin sekitar 70%. Selesai mengerjakan, saya cuman pasrah dan engga begitu berharap bisa lanjut ke psikotes esok hari.

Keeskoan harinya, saya mendapat sms belum memenuhi kualifikasi sebagai calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan hehe. Sedih sih tapi memang dari awal saya tidak akan bisa mengikuti seleksi ini. Alasan saya nekad ikut ini hanya ingin mengukur kemampuan saya sampai sejauh mana dalam proses rekrutmen lembaga negara. Selain itu, saya juga ingin merasakan psikotest lengkap oleh vendor besar, walaupun belum tercapai ya setidaknya saya pernah mencicip rasanya test online dan CT dari UI. Ohiya, dari kami bertiga hanya satu yg lolos ke tahap selanjutnya. Semoga teman saya dilancarkan dan diberi hasil terbaik dalaM seleksi ini.

saya harus ikhlas dan menerima bahwa perusahaan tersebut rejekinya bukan untuk saya melainkan kakak saya hehe. Saya percaya Tuhan sudah menyiapkan rencara terbaik untuk masa depan saya. Amin. Dia lebih tahu perusahaan yang terbaik untuk saya. Sebagai manusia saya tidak boleh kecewa berlarut-larut dan patah semangat.  Udah ya, segitu cerita singkat tentang rekrutmen BPJS Ketengakerjaan.

*btw, saya sedang mempersiapkan test psikotest penerimaan pegawai Bank Indonesia besok minggu. Doakan saya semoga dapat mengerjakan dengan lancar hahahah! Amin

Jumat, 19 Mei 2017